Syahriel habibie wiratama

 Apakah Janji 19 Juta Lapangan Kerja dari Gibran Sudah Terwujud?


Pada masa kampanye Pilpres 2024, Gibran Rakabuming Raka (sekarang Wakil Presiden RI) bersama Presiden Prabowo Subianto     menyampaikan janji besar: menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia selama periode pemerintahan mereka. Target ini menjadi salah satu sorotan utama publik — terutama generasi muda yang berharap mendapatkan lebih banyak kesempatan kerja. 

detikfinance

Janji Besar itu dari Mana?

Janji ini pertama kali disampaikan saat debat calon wakil presiden pada awal 2024. Gibran menjelaskan bahwa target 19 juta lapangan kerja diharapkan terbuka melalui pengembangan sektor seperti hilirisasi industri, pemerataan pembangunan, ekonomi kreatif, UMKM, transisi energi hijau, dan teknologi digital. 

Bloomberg Technoz

Bagaimana Realisasinya Sampai Saat Ini?

Hingga akhir tahun 2025, belum ada data resmi yang menunjukkan angka pasti berapa lapangan kerja baru yang sudah tercipta dari target 19 juta itu. Pemerintah sendiri menyatakan bahwa target tersebut merupakan angka keseluruhan untuk jangka waktu 5 tahun pemerintahan — sehingga pada awal tahun pertama belum diharapkan selesai seluruhnya. 

Beberapa poin yang terlihat di lapangan:

Kementerian Ketenagakerjaan optimis target itu masih bisa dicapai selama lima tahun pemerintahan berjalan, dan menyebut masih menunggu data resmi dari BPS terkait penyerapan tenaga kerja. 


Namun banyak pengamat ekonomi menilai realisasi target itu masih jauh dari angka yang dijanjikan. Mereka mencatat bahwa penyerapan tenaga kerja selama periode terakhir jauh lebih kecil daripada yang dibutuhkan untuk mencapai target 19 juta, terutama karena sebagian besar pertumbuhan tenaga kerja baru terjadi di sektor informal. 


Publik dan mahasiswa pun menagih janji tersebut melalui unjuk rasa dan kegiatan di job fair, karena banyak pencari kerja masih menghadapi persaingan ketat dan PHK di sejumlah sektor. 


Tantangan yang Dihadapi Pemerintah

Realisasi lapangan kerja dalam jumlah besar bukan hal yang mudah. Tantangan utama termasuk:

Kesenjangan antara kebutuhan keterampilan pasar kerja dan ketersediaan SDM terlatih

Struktur pekerjaan baru yang banyak berada di sektor informal dengan produktivitas rendah

Tantangan ekonomi global yang mempengaruhi investasi dan ekspansi lapangan kerja formal 

Komentar

Posting Komentar